Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Ribuan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berasal dari 15 pengurus anak cabang (PAC) se Kota Medan menyerbu Kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Medan Jalan Sekip, kemarin. Mereka menuntut pembekuan struktur kepengurusan. Meskipun sempat terjadi saling dorong dan lempar botol, namun massa tetap masih bisa dikendalikan. Aksi ini membuat polisi mengerahkan ratusan personel dengan peralatan lengkap ditambah kendaraan taktis (rantis).

Sepertinya polisi tak mau kecolongan aksi ini berubah menjadi anarkistis. Kemacetan pun tak bisa dihindari di sekitar Jalan Gatot Subroto hingga Jalan S Parman. Massa yang datang secara begelombang dengan menggunakan puluhan angkutan umum, truk pikap langsung menduduki kantor DPC PDIP sejak pukul 03.00 WIB. Wakil Ketua PAC Medan Johor Saut P Sitohang mengatakan, aksi yang mereka galang ini untuk mendesak kepengurusan DPC PDIP dibekukan.

Mereka menilai pengurus saat ini tidak dapat menjalankan amanah dan gagal dalam melakukan konsolidasi hingga ke tingkat PAC. “Kami minta revolusi di PDIP Medan. Bekukan kepengurusan karena telah gagal,” kata Saut dalam orasinya. Diungkapkan dia, bahwa 15 PAC dari 21 PAC di Medan ikut dalam aksi mereka, di antaranya Medan Johor, Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Helvetia, Medan Maimun, Medan Polonia, Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, Medan Petisah, Medan Belawan, Medan Deli, Medan Marelan, Medan Baru, dan Medan Tembung. Ke 15 PAC tidak puas dengan sikap pengurus DPC yang dinilai terlalu mengintervensi, padahal nyata-nyata melanggar anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) dan merusak konsolidasi di tubuh partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran ini.

Ketua PAC Medan Amplas Josua Harianja menambahkan, selama ini kepengurusan DPC Medan di bawah kepemimpinan Hendry Jhon Hutagalung DPC tidak pernah melakukan rapat kerja. Bahkan, diduga melakukan manipulasi sejumlah data sehingga yang masuk dalam kepengurusan disinyalir bukan murni kader PDIP. Meski massa akhirnya membubarkan diri setelah dialog dilakukan, tetapi mereka tampak tidak puas. Pasalnya, Sekretaris DPC PDIP Medan Roby Barus meminta diberikan waktu untuk menggelar rapat pleno terkait aspirasi ribuan kader. Demikian catatan online Blog Info tentang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel