Di bidang pendidikan

Di bidang pendidikan, kaum perempuan masih tertinggal dibandingkan lakilaki. Kondisi ini salah satunya karena adanya pandangan masyarakat yang lebih mengutamakan dan mendahulukan lakilaki untuk mendapatkan pendidikan daripada perempuan.

“Itu tercermin dari persentase perempuan buta huruf yang lebih besar dibandingkan laki-laki, dan kecenderungan itu meningkat selama tahun 1999–2000,”kata anggota DPR dari Fraksi PDIP, yang juga aktivis perempuan Nadrah Azahari dalam talk show Kartini’s Day bertema “Kartini, Mahasiswa, 2014” di Kampus IAIN Walisongo Semarang,kemarin.

Berdasarkan data BPS, pada 2001 persentase perempuan buta huruf sebesar 14,54%, sedangkan laki-laki hanya 6,87%. Pada 2002 angka buta huruf perempuan pada kelompok 10 tahun ke atas secara nasional mencapai 12,69% dan laki-laki hanya 5,85%. Setahun berikutnya, angka buta huruf perempuan turun menjadi 12,28% sementara laki-laki 5,84%.

“Angka buta huruf perempuan mencapai 10.643.823 orang, sedangkan laki-laki 5.042.338 orang.Berarti terjadi perbedaan angka 100%,” papar Nadrah. Pembicaralain,anggotaKomnas Anti Kekerasan Perempuan Husein Muhammad memprediksipersentaseruangpolitikbagi perempuan akan semakin besar. Pada 2014 mendatang, persentase perempuan dalam Parlemen bisa meningkat 20–30%. Demikian catatan online Blog Info tentang Di bidang pendidikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel