Kisruh di tubuh Deltras Sidoarjo

Kisruh di tubuh Deltras Sidoarjo mencapai puncaknya kemarin. Akibat gaji belum juga cair, Danilo Fernando dkk nekad mengancam mogok main melawan Persiwa,Sabtu (8/5),di depan Bupati Saiful Ilah di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, kemarin. Sekitar pukul 08.00 WIB, seluruh pemain Deltras, termasuk lima pemain asing, mendatangi Pendopo Sidoarjo untuk menemui Saiful Ilah. Setelah sekitar satu jam menunggu, akhirnya Saiful Ilah muncul.

Tanpa menunggu lama,mereka menodong bupati untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran gaji.”Kami sudah tidak bisa lagi menunggu untuk minta kepastian bukan lagi janji,” ujar kapten Deltras Danilo Fernando. Mendapat serbuan pertanyaan dari pemain Deltras, Saiful Ilah menegaskan dirinya akan membayar gaji pemain jika pengelola Deltras Vigit Waluyo tidak mampu lagi menangani tim. ”Kalau memang tidak mampu serahkan ke kita.Bawa draf kontrak kalian akan saya lunasi,”ujar Mujib Ridwan, salah satu pemain Deltras, menirukan ungkapan bupati.

Mendengar jawaban itu, seluruh pemain berbalik menuju rumah Vigit untuk meminta draf kontrak sekaligus menyuruh Vigit mundur. Setelah mendengar penjelasan pemain,Vigit langsung memenuhi permintaan pemain.”Kami minta supaya Pak Vigit mundur, dan beliau mau kalau memang dengan begitu gaji pemain dibayar Pemkab,” ucapnya. Setelah mendapatkan draf kontrak asli,sekitar pukul 14.00,pemain balik kembali di Pendopo Kabubapten Sidoarjo.

Sayang,seluruh pemain harus bersabar menunggu hingga satu jam lebih. Setelah bertemu kembali dengan Saiful Ilah, pemain terlihat tak mampu menahan emosi. Sambil menangis histeris Kiper FX Yanuar meminta agar Pemkab segara melunasi gaji pemain.”Saya punya anak istri, saya tidak kuat lagi.Kami jangan dipingpong lagi,” katanya terisak. Sementara itu,Bupati Saiful Ilah sendiri tidak mengikuti pertemuan hingga selesai.

Namun, dia mengatakan kepada pemain, jika dirinya tidak akan menutup mata dengan penderitaan pemain.”Kita ini samasama menderita. Saya juga sudah disomasi oleh Vigit,padahal saya ini tidak mengerti apaapa. Saya minta kalian harus tetap bermain lawan Persiwa nanti,”pintanya.

Usai pertemuan sekitar pukul 18.00 WIB,pemain tidak segera pergi,namun masih bertahan di Pendopo menunggu hasil pertemuan tertutup antara Tim 7 dengan Vigit. ”Belum ada kejelasan, sekarang kita sedang berbicara dengan semua pemain soal mogok main atau tidak saat lawan Persiwa.Tapi semuanya kelihatan sepakat tidak bermain jika gaji belum dibayar,”kata pemain bertahan Deltras Bejo Sugiantoro. Demikian catatan online Blog Info yang berjudul Kisruh di tubuh Deltras Sidoarjo.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel