penemuan sesosok mayat laki-laki di areal perkebunan tebu

Warga Desa Karangnongko Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara kemarin digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di areal perkebunan tebu desa setempat. Korban diketahui, Syamsul Hidayat, 29, warga Desa Karangnongko RT 03 RW III. Kematian korban diduga akibat dibunuh. Dugaan ini berdasar sejumlah luka di sejumlah bagian tubuh korban. Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban juga raib. Sehari-hari, Syamsul bekerja sebagai pencari nasabah dan sekaligus penagih pinjaman nasabah di Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Adi Tama yang berkantor di Desa Tritis,Kecamatan Nalumsari.

Mayat korban ditemukan oleh Sarju, 35, warga Desa Karangnongko, Nalumsari sekitar pukul 05.30 WIB. Sarju yang bekerja di Kudus dan tiap hari melewati jalan setapak di areal perkebunan tebu Desa Karangnongko kaget melihat sesosok jasad manusia tergeletak di pinggir jalan. Karena penasaran, dia pun menghentikan laju sepeda motornya. Dia lantas mendekati jasad yang tidak bergerak tersebut. Dari hidung jasad tersebut terlihat darah mengalir.

Rupanya, beberapa warga ada yang mengenali jasad tersebut. Jasad tersebut diketahui bernama Syamsul Hidayat. Informasi penemuan mayat tersebut sampai juga di telinga keluarga Syamsul. Tak lama berselang, sejumlah keluarga korban pun mendatangi lokasi tempat penemuan jasad tersebut. Kakak korban, Zumrotun mengatakan, sejak Senin (2/5) malam adiknya pergi tanpa pamit dan hanya meninggalkan pesan singkat lewat telepon genggam.Dalam pesan singkat tersebut korban berpesan agar salah satu keponakannya menemani ibunya yang ada di rumah.

Maklum,selama ini hanya korban yang masih tinggal bersama ibunya.“Dalam pesan singkat korban juga bilang pergi hanya sebentar dan cepat pulang ke rumah. Setelah itu tidak ada SMS atau telpon lagi,”kata Zumrotun. Dokter Puskesmas Nalumsari, dr Rina angraini yang memeriksa jasad korban, mengatakan ditemukan bekas jeratan di leher dan sejumlah luka di wajah dan kepala korban.Khusus luka di kepala dan wajah diakibatkan pukulan benda tumpul.

“Memang ada indikasi kuat terjadi penganiayaan yang menyebabkan kematian korban,”jelas Rina. Berdasar hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diketahui beberapa barang milik korban berupa sepeda motor dan dua telepon genggam raib. Jajaran Polsek Nalumsari yang menangani perkara ini belum beran menyimpulkan latar belakang tewasnya korban.“Masih kita dalami. Apakah pembunuhan atau faktor lain,”tandas Kapolsek Nalumsari AKP Muslikan. Demikian catatan online Blog Info tentang penemuan sesosok mayat laki-laki di areal perkebunan tebu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel