toleransi persiapan distribusi elpiji secara tertutup

Pemkot Solo memberi toleransi persiapan distribusi elpiji secara tertutup bagi agen hingga Juni 2011. Bagi agen yang belum siap, pemkot bakal mengevaluasi izin mereka. Kepala Bagian Perekonomian Setda Solo Asih Widodo menegaskan, pihaknya tidak memberikan toleransi bagi agen yang mengulur waktu pelaksanaan distribusi elpiji tertutup. Seharusnya sistem melalui kartu kendali itu sudah efektif diberlakukan Februari lalu. Masalah muncul saat agen meminta waktu selama enam bulan sejak Februari lalu.Para agen berkilah untuk menata alur distribusi di Kota Solo.

Bagi Pemkot, waktu yang diminta dinilai terlalu lama sehingga diluluskan hanya separuhnya. ”Kami beri toleransi melakukan tukar salur tiga bulan. Jadi, maksimal Juni nanti 11 agen di Solo sudah siap menerapkan sistem kartu kendali elpiji tiga kilogram,” kata Asih kemarin. Sayangnya, perkembangan sampai April ini dirasakan belum ada hasil signifikan.Asih mengancam mengevaluasi izin operasional agen yang tak mau bekerja sama.

Pemkot tidak ingin program nasional tersebut gagal lantaran kurangnya komitmen para agen. Melalui smart card, konsumen hanya bisa memperoleh gas di pangkalan khusus.Harga elpiji 3 kilogram di pangkalan ini maksimal Rp14.500. Selain untuk menyeragamkan harga, praktik elpiji oplosan dan distribusi asing bisa ditangkal melalui sistem distribusi tertutup. ”Misalnya pemegang smart card di Kecamatan Banjarsari tidak bisa membeli tabung di Kecamatan Serengan.

Di kartu sudah tertera di mana dia membeli,” papar Asih. Di Solo, 130.000 smart card telah disalurkan dengan rincian 117.000 kartu untuk keluarga miskin, dan 13.000 unit lagi untuk pelaku usaha mikro.Pemegang kategori keluarga miskin hanya bisa membeli maksimal tiga buah tabung per bulan. Sementara pelaku usaha mikro sebanyak sembilan tabung/bulan. Sekda Solo Budi Suharto mendukung pencabutan izin usaha bagi agen yang tak kooperatif. ”Waktu tiga bulan untuk menata alur saya kira sudah sangat adil,”ujarnya. Demikian catatan online Blog Info yang berjudul toleransi persiapan distribusi elpiji secara tertutup.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel