Komite Olahraga Nasional Indonesia

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel menyiapkan 22 orang atlet untuk diboyong ke Pekan Olahraga Nasional (Pornas) yang akan digelar di Surabaya 12-17 September mendatang. Sulsel sendiri hanya akan mengikuti empat cabang olahraga dari 10 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di ajang PON mini tersebut.Sulsel hanya akan mengikuti cabor renang tenis,bulu tangkis dan sepak takraw.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Ad’din mengatakan,pihak KONI hanya mengikuti cabang olahraga yang dianggap potensial untuk mendulang emas nantinya. “Kami memang tak megikuti semua cabang yang dipertandingkan,kami menyeleksi cabor yang memiliki potensi untuk bisa mendulang emas nantinya di ajang PON mini tersebut,”ungkap Ad’din.

Selain alasan tersebut,Ad’din mengatakan,beberapa cabang olahraga lainnya ada yang mengaku tak memiliki persiapan yang memadai untuk mengikuti Pornas tersebut. Sehingga, jelas Ad’din, hanya empat cabang olahraga yang terpilih untuk mengikuti event tersebut.“Memang ada kenadala pada persiapan atlet juga, apalagi kan banyak agenda yang berdekatan di September ini,”ungkapnya.

Ad’din mengatakan,para atlet ini diharapkan menjadikan ajang Pornas tersebut sebagai ajang uji coba pada Pra- PON ataupun PON mendatang. Menurutnya,para atlet yang akan dihadapi pada kejuaraan tersebut tak lain adalah para atlet PraPON dan PON nantinya, sehingga ia berharap para atlet yang berangkat akan mampu mengukur kemampuan mereka. “Ini akan jadi ajang uji coba dan mengukur peluang mereka terhadap atlet dari provinsi lain,semoga juga ajang ini akan jadi ajang evaluasi bagi para pelatih untuk perbaikan atlet menuju PraPON ataupun PON ke depannya,” katanya.

Atas alasan tersebut,Ad’din mengatakan tak ingin memberikan target yang terlalu tinggi kepada para atlet tersebut. Dia berharap para atlet dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk mengukur kemampuan sebelum PON. Cabor tenis yang menjadi salah satu cabor yang diikutkan dalam even tersebut akan mengirimkan empat orang petenisnya.

Pelatih Tenis Sulsel Yusnadi mengatakan,para atlet tersebut adalah atlet terbaik Sulsel yang terdiri dari atlet putra dan dua atlet putri. “Kami memang mencari ajang untuk bisa melihat kemampuan atlet kami dalam bertanding. Sehingga, ajang ini kami anggap sangat tepat untuk menguji kemampuan atlet kami,”katanya. Demikian catatan online Blog Info yang berjudul Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel