Sebanyak 36 pegawai negeri sipil

Sebanyak 36 pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dijemur di bawah terik matahari akibat mangkir dari tugas dengan menambah libur Lebaran. Sanksi ini baru dijatuhkan Bupati Lutim Andi Hatta Marakarma kepada para PNS tersebut pada Sabtu (24/9) lalu. Selain menjemur 36 PNS tersebut, Hatta juga memberikan sanksi keras kepada belasan PNS yang menambah libur Lebaran dan membolos saat jam kerja berupa pemotongan tunjangan kinerja. “Sebanyak 36 dari 70 PNS yang mangkir dari tugas hanya dijemur sebagai sanksi ringan dari Bupati Lutim.

Sedangkan, belasan PNS yang menambah libur dan bolos saat jam kantor, menerima sanksi keras tidak menerima tunjangan kinerja,”kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Lutim, Andi Tabacina Akhmad di Malili, kemarin. Pemberian sanksi ringan dan berat bagi PNS yang menambah libur Lebaran merupakan pembelajaran bagi PNS lainnya di Pemkab Lutim.

Sanksi tersebut diberikan merujuk Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Nasional No 21/2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No 53/2010 mengenai Disiplin PNS.“Semoga sanksi yang diberikan bisa dijadikan pelajaran bagi PNS lainnya,”katanya. Sebanyak 36 PNS yang dijemur di bawah terik matahari sekitar tiga jam hanya pasrah menerima hukuman.

Mereka dijemur di lapangan upacara kantor Bupati Lutim. Sebagian dari mereka, terutama PNS perempuan menutup wajah karena malu. Apalagi saat wartawan hendak mengambilgambar, paraPNSini menundukan kepala. “Sanksi yang diberikan kepada PNS baik sanksi ringan dan berat telah memberikan efek jera kepada PNS,” pungkas Tabacina.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel