Anggota Komisi V DPR RI Malkan Amin

Anggota Komisi V DPR RI Malkan Amin mengharapkan pembentukan Koperasi Manurunge yang ditujukan untuk para kepala desa tidak dijadikan alat politik. Hal ini disampaikan Malkan saat meresmikan Koperasi Manurunge di Desa Kading, Kecamatan Awangpone, Sabtu (14/7).

Malkan akan menghentikan kegiatan operasional koperasi tersebut, jika dalam perjalanannya, memihak calon tertentu.“ Saya minta agar koperasi ini dihindari dari politik praktis. Semua kepala desa, berhak untuk meminjamkan dana. Jangan karena perbedaan pandangan politik, lalu tidak diberikan pinjaman,”kata Malkan. Koperasi Manurunge yang digagas melalui Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cabang Bone, ini modal awalnya Rp200 juta.Dana sebesar itu pemberian Malkan Amin.

Dia berharap koperasi ini menghindari politik praktis sehingga tidak menyimpang dari tujuan. Legislator daerah pemilihan Bone Soppeng, Wajo dan Sinjai (Bosowasi) ini berjanji akan memperjuangkan tambahan dana melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) sebesar Rp1 miliar.“Saya akan menghadap Menteri Koperasi untuk minta bantuan dana Rp1 miliar tahun ini,”janji Malkan.

Ketua Apdesi Sri Ayu Irwandi saat dikonfirmasi mengatakan. dirinya ingin membuat sesuatu untuk aparat desa, dengan membentuk koperasi ini.Koperasi ini dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama, kata Sri, untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya mendadak.“ Para kepala desa itu kesulitan dana taktis, seperti biaya pendidikan atau kesehatan. Makanya lewat wadah ini, mereka bisa terbantu,”ujarnya. Menurutnya,semua kepala desa wajib menjadi anggota melalui simpanan wajib sebesar Rp100.000, yang disumbangkan Malkan Amin.

Total dana yang disumbangkan anggota Fraksi Golkar ini Rp250 juta, dengan perincian Rp200 juta untuk modal awal, sisanya untuk simpanan wajib kepala desa. Pantauan media di Desa Kading,hampir 85% kepala desa hadir dan menjadi anggota. Kepala Desa Kading Tuty Margono mengatakan, sekitar 200- an kepala desa hadir. Meski demikian,dia yakin semua kepala desa telah menyatakan persetujuannya masuk sebagai anggota koperasi.“Kita sudahmenghubungisemuakepala desa, namun hanya sebagian besar yang hadir,”katanya.

Mengenai mekanisme pinjaman akan diserahkan kepada badan pengurus koperasi, yang akan diawasi Ketua Apdesi Cabang Kabupaten Bone.Informasi yang diperoleh, batas pinjaman Rp2,5 juta dengan bunga di bawah 5% untuk jangka waktu 10 bulan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel