Diminta Segera Menonjolkan Program

Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang dipastikan bertarung di Pilgub Sulsel 2013 diminta segera menonjolkan program yang ingin direalisasikan jika terpilih nanti. Sebab, dari segi figuritas atau ketokohan, tiga pasangan itu, yakni duet incumbent Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’- mang (Sayang), Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), dan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda’Na) dianggap sudah teruji. Sehingga, publik harus mengetahui apa saja program mereka secara detailnya.

Direktur Insert Institute Muhammad Aris mengatakan, hasil survei yang digelarnya di berbagai daerah, rata-rata responden yang dilibatkan belum mengetahui secara detail program masing-masing pasangan. Bahkan,ada yang tidak mengetahui sama sekali. “Sekarang sudah saatnya kandidat beradu program atau diuji di masyarakat,karena kalau mereka tidak menonjolkan program dari sekarang,itu artinya masyarakat atau pemilih diibaratkan membeli kucing dalam karung,”ujar Aris kepada media, kemarin.

Menurut dia, program yang jadi jualan masing-masing pasangan dianggap penting untuk diuji sejak sekarang. Alasannya, pemilih yang menggunakan hak politiknya kelak,bisa menentukan pilihan sesuai keinginanya atau berdasar dari program yang dinilai sejalan. Terkait iklan pencitraan kandidat,Aris mengaku hal itu sudah tidak berpengaruh lagi apabila yang ditonjolkan hanya figurnya saja. Sebab, popularitas kandidat sudah berimbang, sisa bagaimana bersaing di tingkat elektabilitas,termasuk merebut suara mengambang yang masih tergolong tinggi.

“Kalau iklannya tentang program kandidat,saya kira itu jauh lebih efektif meningkatkan elektabilitas, ketimbang figurnya saja ditonjolkan. Masyarakat sekarang menunggu, apa program calon,” paparnya. Sebelumnya, tiga pasangan masih merampungkan program yang ingin dijadikan jualan. Khusus sektor pendidikan, baik Sayang,IA,maupun Garuda’Na, tetap menjadikan pendidikan gratis sebagai program utama, meski format penerapannya berbeda-beda. Sementara sektor lain, secara detailnya masih mencari formulasi yang tepat.

Juru Bicara IA Selle KS Dalle mengatakan, program yang dijadikan jualan nantinya bukan hanya sekadar wacana saja.Namun, dia memastikan item-itemnya sudah melalui sharing dan masukan para pakar dan tokoh-tokoh yang dilibatkan, termasuk kalangan akademisi. “Banyak tokoh kami minta masukannya terkait program. Salah satunya, Prof Mansyur Ramli yang kami minta sarannya, baik tentang pendidikan maupun konsep ekonomi.Jadi, apa yang diprogramkan memang sesuai kebutuhan masyarakat,” papar Selle.

Sementara kubu Garuda’Na, selain akan menonjolkan pendidikan gratis yang diklaim program gagasan Andi Rudiyanto di Pemkab Sinjai, juga bakal memperhatikan wilayah pesisir, terutama kesejahteraan nelayan. Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel Nasrullah Mustamin menguraikan, khusus sektor perikanan, nelayanbakalmendapat bantuan khusus berupa pinjaman tanpa agunan dari bank untuk memodali usahanya.

“Selama ini kan terkendala di bank. Nanti Pak Rudi yang menjadi jaminan agar pinjaman dari bank itu bisa dicairkan. Ini penting untuk mempercepat roda perekonomian di kalangan nelayan. Begitu pula sektor lainnya, kami carikan formulasi yang tepat,”kata Nasrullah. Sementara program duet incumbent,yakni melanjutkan karya yang mereka jalankan selama empat tahun terakhir, seperti program pendidikan dan kesehatan gratis,surplus 2 juta ton beras, jagung 1,5 juta ton,serta program lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel