Perdagangan Elektronik Di Indonesia

Perdagangan elektronik atau e-commerce di Indonesia perlu didukung ekosistem yang kuat, demikian CEO Blibli.com Kusumo Martanto. "Ekosistem ini terdiri dari pemilik produk atau brand dan distributor, mitra perbankan, logistik, layanan pelanggan, inovasi dan program kreatif," kata Kusumo pada perayaan ulang tahun ke-2 Blibli.com di Jakarta, Kamis.

Ekosistem seperti itu bisa mengedukasi dan memberikan kepercayaan masyarakat atas kemudahan belanja online. Menurut Kusumo, industri e-commerce Indonesia masih belum matang meskipun hampir 20 persen penduduknya telah mengenal internet, apalagi Indonesia adalah penggunan internet terbesar keempat dunia.

"Pengguna internet Indonesia itu sekitar 55 juta orang, itu sekitar 20 persenan, jadi bisa dibayangkan potensinya jika sisanya sudah biasa dengan internet," katanya. Di sisi lain, kebiasaan belanja online kini menjadi gaya hidup sehingga dia yakin situs yang didirikan PT Global Digital Niaga (GDN) itu bersama mitra dan e-commerce lainnya bisa mewujudkan ekosistem tersebut. Kusumo juga berharap, industri baru ini bisa didukung pemerintah dengan bantuan koneksi internet yang lebih murah, cepat, juga sumber daya manusia yang berkualitas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel